POLMAN, WartaMadani — Wisata Sahabat resmi diluncurkan di Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, dalam rangkaian Pesta Rakyat HUT ke-81 Republik Indonesia yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (30/8/2026).

Peluncuran tersebut berlangsung dalam suasana yang memadukan perayaan kemerdekaan, budaya, dan religi. Sekretaris Daerah Polewali Mandar, Nursaid Mustafa, hadir dalam kegiatan yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Sejumlah tradisi masyarakat turut mewarnai kegiatan, di antaranya doda yang dibakar, pohon telur, serta lantunan barasanji dari para santri.

Wisata Religi Berpeluang Jadi Ikon Batetangnga

Nursaid melihat kegiatan tersebut sebagai momentum untuk merefleksikan perjuangan kemerdekaan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan.

“Momentum ini menjadi sangat penting untuk kita semua untuk kembali merenungi bagaimana perjuangan kemerdekaan dicapai, dan bagaimana Rasulullah memberikan contoh akhlak yang baik untuk menjadi panutan kita bersama,” ujarnya.

Di sisi lain, Nursaid menilai momentum tersebut juga dapat menjadi kesempatan untuk melihat pengembangan wisata di Desa Batetangnga. Menurutnya, keindahan alam dan keramahan masyarakat menjadi modal yang mendukung pengembangan pariwisata di wilayah tersebut.

Ia secara khusus melihat wisata religi sebagai salah satu potensi yang dapat dikembangkan lebih jauh.

“Jadi bahan renungan bagaimana pengembangan wisata ini nantinya, karena potensi yang ada sangat luar biasa, alamnya sangat indah, masyarakatnya sangat ramah. Apalagi di sini dikenal dengan wisata religi. Mudah-mudahan religi ini menjadi salah satu ikon,” sebutnya.

Tradisi Lokal Warnai Perayaan

Nuansa budaya dan religi tampak kuat dalam Pesta Rakyat yang digelar bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut.

Tradisi doda yang dibakar dan pohon telur, serta lantunan barasanji dari para santri, menjadi bagian dari kegiatan yang memperlihatkan kekayaan tradisi masyarakat Desa Batetangnga.

Rangkaian tersebut berlangsung bersamaan dengan peluncuran Wisata Sahabat, sehingga momentum perayaan juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan lokal yang dimiliki desa.

Kehadiran Nursaid dalam kegiatan tersebut turut mendapat sambutan dari masyarakat yang mengikuti rangkaian acara.

Pengembangan Wisata Berbasis Potensi Lokal

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melihat pengembangan wisata di Batetangnga sebagai hal yang perlu terus diperhatikan. Selain kondisi alam, keberadaan masyarakat yang ramah serta nuansa wisata religi menjadi bagian dari kekuatan yang disebut Nursaid dalam mendorong pengembangan pariwisata.

Harapan tersebut sejalan dengan peluncuran Wisata Sahabat yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan masyarakat di Desa Batetangnga.

Nursaid berharap pengembangan wisata di wilayah tersebut dapat terus dilakukan dengan memanfaatkan kekayaan alam, keramahan masyarakat, serta potensi wisata religi yang telah dikenal di Batetangnga.

Ia juga berharap wisata religi nantinya dapat berkembang menjadi salah satu ikon yang memperkuat daya tarik Desa Batetangnga.

Dengan peluncuran Wisata Sahabat, Batetangnga kini memiliki momentum untuk terus mengembangkan potensi lokal melalui perpaduan kekayaan alam, tradisi masyarakat, dan nuansa religi yang menjadi bagian dari kehidupan warga. (*)