MAJENE — Semangat memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW menjadi pesan utama dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Raya Raudhatul Abidin, Lingkungan Saleppa, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut turut dihadiri Wakapolres Majene Kompol Muh. Akhir Anwar, bersama jajaran pemerintah daerah, forkopimda, legislatif, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga setempat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema “Menguatkan Cinta kepada Rasulullah SAW dengan Meneladani Akhlaknya.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan seremonial, tetapi juga dengan menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Majene Dr. H. A. Achmad Syukri T, S.E., M.M., Wakil Bupati Majene Dr. Hj. Andi Ritamariani Basharoe, M.Pd., Danramil Banggae, Kasubsi II Intelijen Kejari Majene, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene, anggota DPRD Kabupaten Majene, serta Kapolsek Banggae IPTU Hasbi.

Kehadiran jajaran Forkopimda dan unsur terkait dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi dengan masyarakat melalui momentum keagamaan.

Wakapolres Majene Kompol Muh. Akhir Anwar mengatakan, peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat nilai persaudaraan, kepedulian dan sikap saling menghormati di tengah masyarakat.

“Keteladanan Rasulullah SAW sangat relevan untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun kebersamaan, menjaga kerukunan dan menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan yang baik antara Polri dan masyarakat tidak hanya dibangun melalui tugas-tugas pelayanan dan keamanan, tetapi juga melalui kehadiran dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang berlangsung di tengah masyarakat.

“Semoga melalui momentum Maulid ini, kecintaan kita kepada Rasulullah SAW semakin kuat dan tercermin dalam perilaku kita, baik dalam keluarga maupun kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.

Peringatan Maulid berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Tokoh agama, tokoh masyarakat, para tamu undangan serta masyarakat sekitar tampak mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. (*)