Luwu Utara — Sebanyak 150 imam masjid dari berbagai wilayah di Kabupaten Luwu Utara mengikuti Pelatihan Tahsin Al Qira'at Al Qur'an, pada Sabtu (24/10/2026), di Aula La Galigo Kantor Bupati Kabupaten Luwu Utara.
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya, yakni Ustaz Mohammad Ali, S.Pd.I., M.Si. dan Ustaz KM. Irham, S.Ag., M.Ag., yang juga membimbing para peserta mendalami teknik bacaan Al-Qur'an yang benar sesuai standar ilmu qiraat.
Ketua Panitia Pelaksana, Nusla, S.Ag., di sela-sela acara mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Pelantikan Pengurus Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PD-IPIM) Kabupaten Luwu Utara Periode 2026–2031.
Menurut Nusla, pelatihan ini dirancang khusus sebagai program bimbingan untuk memperbaiki dan menyempurnakan kualitas bacaan Al-Qur'an para imam masjid. “Pelatihan ini merupakan program bimbingan yang bertujuan untuk memperbaiki dan menyempurnakan kualitas bacaan Al-Qur'an para imam masjid agar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid,” ujar Nusla.
Nusla menambahkan, peran seorang imam masjid sangat strategis di tengah masyarakat. Sebagai garda terdepan dalam memimpin ibadah umat Islam, penguasaan ilmu tajwid yang fasih menjadi sebuah keharusan demi kekhusyukan dan keabsahan salat berjemaah.
Ia juga memberikan pencerahan mengenai eksistensi organisasi IPIM. Ia menegaskan bahwa IPIM bukan sekadar organisasi lokal yang hanya ada di tingkat daerah dan pusat, tetapi organisasi besar ini juga memiliki jaringan yang luas hingga ke level internasional.
“IPIM ini adalah organisasi besar karena kepengurusannya tidak hanya di Indonesia, tetapi juga internasional. Bahkan, pengurus IPIM internasional dinakhodai langsung Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A.,” terangnya.
Dengan skala organisasi yang mendunia tersebut, kehadiran IPIM Luwu Utara diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama dalam rangka untuk meningkatkan kapasitas, kesejahteraan, dan profesionalisme para imam masjid dalam melayani umat.
Kehadiran para imam masjid dalam pelatihan ini juga mencerminkan semangat tinggi untuk terus belajar demi meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di masjid masing-masing. Pelatihan ini tak hanya berfokus pada teori pengucapan huruf hijaiyah, tetapi juga praktik langsung membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an di bawah bimbingan para ustaz ahli.
Melalui kegiatan ini pula, Pemda Lutra bersama PD-IPIM berkomitmen melahirkan para imam masjid yang tidak hanya memiliki dedikasi tinggi secara sosial, tetapi juga memiliki kompetensi qira'at mumpuni, sehingga syiar Islam di Luwu Utara berjalan makin baik. (LHr)
