MAKASSAR – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mendorong peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Tahun 2026 menjadi agen perubahan yang mampu membangun birokrasi adaptif, profesional, inovatif, dan berdaya saing.
Pesan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Tahun 2026 di Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri (BBPKA PDN) IV Paccerakkang, Makassar, Senin (3/8/2026).
Tekankan Kepemimpinan Transformasional
Sebanyak 40 peserta PKA memperoleh materi manajemen perubahan sektor publik sebagai bekal memimpin transformasi organisasi, mengelola resistensi terhadap perubahan, serta memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam pemaparannya, Jufri Rahman menyebut perubahan di sektor pemerintahan didorong oleh gelombang disrupsi, konsekuensi perubahan, serta meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik.
Sebagai contoh, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menerapkan Smart Office untuk mendukung layanan administrasi yang lebih efektif dan efisien tanpa dibatasi waktu maupun lokasi.
"Perubahan dimulai dari mindset (pola pikir), culture (budaya kerja), system (sistem dan mekanisme kerja), behaviour (perilaku organisasi), hingga performance (kinerja)," ujar Jufri Rahman.
Ia menegaskan, keberhasilan manajemen perubahan memerlukan kepemimpinan transformasional yang mampu menjadi teladan, menginspirasi, mendorong inovasi, serta mengembangkan sumber daya manusia.
Di akhir pemaparannya, Jufri Rahman mengajak para peserta menjadi pemimpin yang mampu belajar, beradaptasi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui birokrasi yang semakin responsif terhadap perubahan. (***)
