POLEWALI MANDAR, WartaMadani — Sekretaris Daerah Kabupaten Polewali Mandar, Nursaid Mustafa, S.Sos., mengajak Kerukunan Keluarga Besar Aralle (KKBA) menjadi garda terdepan dalam membantu menangani anak putus sekolah di Polewali Mandar.

Ajakan tersebut disampaikan Nursaid saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M yang digelar KKBA Polewali Mandar, Minggu (11/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri warga Aralle yang bermukim di Polewali Mandar.

Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah Muhammad SAW Dalam Kehidupan Sehari-hari, Mempererat Tali Silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyah”, kegiatan Maulid menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan sosial kepada keluarga besar Aralle.

KKBA Didorong Perkuat Kepedulian Pendidikan

Nursaid meminta keluarga besar Aralle tidak tinggal diam ketika menemukan anak dari keluarga, teman, atau tetangga yang tidak lagi bersekolah.

“Misalnya, jika ada keluarga, ada teman, ada tetangga yang anaknya tidak sekolah, mari kita ajak untuk kembali bersekolah. Ya, kalau di dalam, dilapor kepada kepala desa, lapor kepada kami, InsyaAllah kami fasilitasi untuk kembali bersekolah,” ujar Nursaid.

Pemerintah Siapkan Fasilitasi Sekolah

Nursaid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar untuk memastikan tidak ada lagi anak dari keluarga Aralle yang tidak bersekolah.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu menjadikan biaya sebagai alasan untuk tidak melanjutkan pendidikan karena pemerintah menyediakan pendidikan gratis dan siap memfasilitasi anak yang ingin kembali bersekolah.

“Kami ingin kerukunan keluarga Aralle tidak ada yang tidak sekolah, jadi jangan ada anak-anak Aralle tidak sekolah di Polewali Mandar. Karena tidak ada yang perlu ada biaya untuk sekolah, semua gratis, laporkan kepada kami,” tegasnya.

Selain persoalan pendidikan, Nursaid juga menyampaikan pentingnya peran ibu rumah tangga dalam pencegahan stunting, terutama melalui pemberian asupan gizi yang baik untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Sementara itu, Ketua KKBA Polewali Mandar, Muhammad Sarjan, SE., Ak., M.Si., berharap organisasi tersebut tetap menjadi rumah besar bagi keluarga Aralle dalam menjaga persaudaraan dan mempererat silaturahmi.

“Keluarga besar Aralle yang kita cintai adalah keluarga yang besar, kita mungkin berbeda tempat tinggal, kita mungkin berbeda pekerjaan, kita mungkin berbeda pilihan dan pandangan, namun jangan sampai perbedaan itu membuat kita kehilangan satu hal yang paling berharga yaitu persaudaraan,” ujar Sarjan. (*)