MAJENE – Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Sat Binmas Polres Majene melalui pendekatan keagamaan. Kali ini, Kasat Binmas Polres Majene AKP Muh. Irwan memimpin langsung kegiatan sambang keagamaan bersama jamaah di Masjid Nurul Al-Qur’an, Lingkungan Lembang, Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Senin (19/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri membangun kedekatan dengan masyarakat melalui ruang-ruang keagamaan yang sarat nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial. Kehadiran personel kepolisian di tengah jamaah tidak hanya untuk melaksanakan ibadah bersama, tetapi juga memperkuat komunikasi serta menjalin hubungan harmonis dengan tokoh agama, pengurus masjid, dan masyarakat setempat.
Melalui momentum Shalat Dhuha, Sat Binmas Polres Majene berupaya menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pendekatan humanis ini diharapkan mampu menciptakan hubungan yang lebih terbuka sehingga masyarakat merasa nyaman menyampaikan informasi, aspirasi, maupun persoalan yang berkaitan dengan situasi keamanan di lingkungannya.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Muh. Irwan juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jamaah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga kerukunan antarumat beragama, mempererat persatuan, serta menghindari berbagai tindakan yang berpotensi menimbulkan perselisihan dan mengganggu ketenteraman lingkungan.
“Melalui kegiatan sambang keagamaan ini, kami ingin semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat, khususnya para tokoh agama, pengurus masjid, dan jamaah. Kami berharap hubungan silaturahmi yang terjalin dapat memperkuat kepercayaan serta membangun kemitraan yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Majene,” ujar AKP Muh. Irwan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus menyerap informasi serta aspirasi masyarakat terkait perkembangan situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Karena itu, kami mengajak jamaah untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, dan segera menyampaikan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, berbagai persoalan dapat diantisipasi sejak dini,” tambahnya.
Menurutnya, komunikasi yang terbangun melalui kegiatan keagamaan dapat menjadi jembatan untuk mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Dengan demikian, upaya pemeliharaan kamtibmas tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penegakan hukum, tetapi juga melalui pembinaan, dialog, serta pendekatan spiritual dan sosial.
Melalui kegiatan sambang keagamaan tersebut, Sat Binmas Polres Majene berharap nilai-nilai keagamaan semakin memperkuat semangat toleransi, persatuan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat pun diharapkan terus terpelihara demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polres Majene. (*)
