Luwu Utara --- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Luwu Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. 

Pada Rabu, 19 Agustus 2026 kemarin, tim Disdukcapil bergerak cepat melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el) bagi warga yang sedang sakit di Rumah Sakit Hikmah Masamba.

Warga yang dimaksud itu bernama Baso Daeng Situju. Ia tercatat sebagai warga Dusun Bunga Toi, Desa Karondang, Kecamatan Tanalili.

Hal ini diungkap oleh Kepala Disdukcapil Luwu Utara, Muhammad Kasrum, Kamis (20/8/2026) di Masamba. Ia menjelaskan bahwa tindakan cepat ini berawal dari laporan keluarga sang pasien ke kantor Disdukcapil pada Kamis 18 Agustus 2026.

“Keluarga pasien datang melapor karena data kependudukan yang bersangkutan terblokir akibat belum melakukan perekaman KTP-el,” ungkap Kasrum lagi.
“Makanya pasca-laporan itu, saya langsung tugaskan staf untuk mendatangi rumah sakit sehari sebelumnya. Namun, karena kondisi pasien saat itu masih berada di IGD, maka perekaman belum bisa kita lakukan,” beber Kasrum.

Ia mengatakan, perekaman baru bisa dilakukan keesokan harinya, yaitu pada Rabu 19 Agustus 2026. “Alhamdulillah, proses perekaman berjalan dengan lancar dan dokumen utama berupa KTP akan segera kita terbitkan,” bebernya lagi.

Atas kejadian ini, ia mengimbau masyarakat agar tidak menunggu jatuh sakit atau mendesak baru mengurus dokumen kependudukannya. Ia mengingatkan, dokumen kependudukan yang lengkap sangat penting untuk mempermudah akses terhadap berbagai fasilitas publik.

“Jangan nanti sakit baru kita cari dokumen kependudukannya, padahal apabila dokumen lengkap, banyak fasilitas yang bisa kita dapatkan,” terang Kasrum lagi.

Sebagai langkah preventif, Disdukcapil Lutra saat ini tengah menyusun jadwal program Jemput Bola (Jebol) yang akan menjangkau langsung seluruh kecamatan dan desa.

“Jadi, saya minta kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP, khususnya remaja yang telah berusia 17 tahun, agar segera melakukan perekaman,” tegasnya.

Kasrum berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan program turun ke lapangan ini dengan sebaik-baiknya agar kepemilikan identitas kependudukan dapat merata dan tertib. (LHr)