SIDRAP — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) berhasil meloloskan perwakilan pada seluruh tingkatan Lomba Apresiasi Guru Prima (AGP) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Capaian tersebut menjadi modal bagi PGRI Sidrap untuk membidik prestasi lebih tinggi hingga tingkat nasional. Para perwakilan pun dilepas untuk mengikuti kompetisi tingkat provinsi oleh Wakil Bupati Sidrap yang juga Ketua PGRI Sidrap, Nurkanaah, Jumat (30/10/2026).

Pelepasan berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Sidrap, Kantor Bupati Sidrap. Turut hadir Sekretaris PGRI Sidrap, Muslimin.

Nurkanaah mengapresiasi kerja keras, semangat, dan dedikasi para guru yang berhasil membawa perwakilan Sidrap lolos pada seluruh tingkatan lomba.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan komitmen para pendidik dalam mengembangkan kompetensi sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Alhamdulillah, PGRI Sidrap mampu lolos di semua tingkatan Lomba Apresiasi Guru Prima PGRI tingkat Sulawesi Selatan. Semoga bisa lolos hingga tingkat nasional. Mohon doa dan dukungannya,” ungkap Nurkanaah.

PGRI Sidrap Targetkan Prestasi Lebih Tinggi

Nurkanaah berharap keikutsertaan dalam AGP tingkat Sulawesi Selatan menjadi momentum bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas, kompetensi, dan profesionalisme.

Ia meminta seluruh perwakilan mengikuti setiap tahapan lomba dengan penuh percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaik.

“Selamat kepada seluruh perwakilan PGRI Sidrap. Kami berharap ada peningkatan dan semoga dapat memberikan yang terbaik. Tetap semangat dan tunjukkan kemampuan terbaik,” ujarnya.

Bawa Nama Baik Kabupaten Sidrap

Selain berkompetisi, para peserta juga diingatkan untuk menjaga kekompakan dan membawa nama baik Kabupaten Sidrap selama mengikuti seluruh rangkaian lomba.

Nurkanaah berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pendidik lainnya di Sidrap untuk terus berinovasi dan meningkatkan kapasitas diri.

Keikutsertaan dalam AGP juga diharapkan memberi kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Bumi Nene Mallomo, sekaligus membuka peluang bagi para guru Sidrap untuk menorehkan prestasi hingga tingkat nasional. (*)