MAKASSAR, WartaMadani — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pasokan LPG 3 kilogram (kg) di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan dan Barat yang terdampak musim kemarau. Penguatan dilakukan secara selektif melalui mekanisme extra dropping selama minggu ketiga hingga minggu keempat Agustus 2026.
Wilayah yang mendapatkan penguatan meliputi Wajo, Sidrap, Soppeng, Parepare, Barru, dan Pinrang. Secara keseluruhan, dukungan pasokan LPG 3 kg pada periode tersebut mencapai 229 persen dari rata-rata alokasi harian.
Pertamina menyesuaikan tambahan pasokan berdasarkan perkembangan kebutuhan di masing-masing wilayah. Pemantauan terhadap pergerakan konsumsi dan kondisi stok dilakukan secara berkala untuk menentukan titik yang membutuhkan pasokan tambahan.
Penyaluran Tetap Berjalan Saat Hari Libur
Penguatan distribusi juga dilakukan pada periode hari libur 17 dan 25 Agustus. Pada kedua periode tersebut, operasional penyaluran LPG 3 kg tetap berjalan dengan realisasi mencapai 200 persen dari alokasi normal harian.
Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan distribusi ketika aktivitas masyarakat tetap berlangsung selama periode libur.
Di luar penyaluran reguler, extra dropping kembali diberikan kepada sejumlah wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan. Pola tersebut menjadi bagian dari penyesuaian distribusi berdasarkan kondisi aktual di lapangan.
Tambahan Pasokan Disesuaikan Kondisi Wilayah
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan tambahan pasokan diberikan dengan mempertimbangkan kondisi stok dan perkembangan konsumsi di setiap wilayah.
“Kami terus memetakan kebutuhan LPG 3 Kg di wilayah Sulselbar, termasuk daerah yang terdampak kondisi kemarau. Tambahan pasokan diberikan secara selektif dan terukur dengan mempertimbangkan kondisi stok serta perkembangan konsumsi di masing-masing wilayah,” ujar Lilik.
Menurutnya, kesinambungan distribusi juga membutuhkan koordinasi antara Pertamina, agen, dan pangkalan. Pemantauan dilakukan hingga tingkat lembaga penyalur untuk memastikan pasokan tambahan dapat segera disalurkan kepada masyarakat.
“Penyaluran kami kawal bersama jaringan agen dan pangkalan agar tambahan pasokan dapat diterima masyarakat sesuai kebutuhan. Kami akan terus melakukan evaluasi dan menyesuaikan pola distribusi apabila terdapat perubahan kebutuhan di lapangan,” tambah Lilik.
Pertamina Terus Evaluasi Stok dan Penyaluran
Penguatan pasokan tersebut merupakan bagian dari upaya Pertamina menjaga ketersediaan LPG 3 kg di tengah dinamika kebutuhan masyarakat. Pola distribusi terus disesuaikan dengan kondisi wilayah, termasuk ketika terjadi peningkatan konsumsi yang dipengaruhi faktor cuaca maupun aktivitas masyarakat.
Pertamina juga mengimbau masyarakat menggunakan LPG 3 kg secara bijak dan sesuai peruntukannya. Masyarakat diminta membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar distribusi dapat berlangsung merata dan menjangkau masyarakat yang berhak.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus mengevaluasi kondisi stok dan penyaluran LPG 3 kg di wilayah Sulselbar sebagai dasar penyesuaian pasokan.
Masyarakat yang membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina maupun menemukan kendala atau indikasi pelanggaran dalam penyaluran LPG dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. (*)
