PAREPARE — Kota Parepare menerima bantuan produk susu dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia untuk mendukung pemenuhan gizi anak dan keluarga. Bantuan tersebut berjumlah 102 boks atau 2.672 pcs dan disalurkan secara bertahap kepada penerima manfaat.

Penyaluran bantuan berlangsung di SD Negeri 56 Kota Parepare, Kamis (29/10/2026). Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Parepare Ahmad Masdar mengatakan bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus investasi sumber daya manusia sejak dini.

“Kota Parepare menerima bantuan sebanyak 102 boks atau 2.672 pcs susu. Bantuan tersebut akan dialokasikan kepada penerima manfaat melalui beberapa jalur penyaluran,” ungkap Ahmad.

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 52 boks dialokasikan untuk Muslimat Nahdlatul Ulama (NU). Sementara 50 boks lainnya disalurkan melalui Pemerintah Kota Parepare dengan melibatkan DP3A, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta Dinas Kesehatan.

Penyaluran Bantuan Dilakukan Melalui Verifikasi

Ahmad menjelaskan, penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan diterima oleh pihak yang tepat. Mekanisme tersebut mencakup pendataan calon penerima manfaat hingga penetapan penerima berdasarkan hasil verifikasi.

“Tahapan tersebut meliputi pendataan calon penerima manfaat, verifikasi data berdasarkan nama dan alamat atau by name by address, penetapan penerima berdasarkan hasil verifikasi, serta penyaluran sesuai alokasi yang telah ditentukan,” jelasnya.

Mekanisme tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan yang diterima pemerintah dapat disalurkan sesuai sasaran.

Dukung Pencegahan Stunting

Wali Kota Parepare Tasming Hamid mengatakan bantuan susu tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung pertumbuhan anak sekaligus mencegah stunting.

“Kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan tetapi juga merupakan komitmen pemerintah dalam memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan pemenuhan gizi yang baik demi pertumbuhan, perkembangan, dan kecerdasan mereka,” ujarnya.

Tasming berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak-anak di Kota Parepare.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi DP3A Kota Parepare dengan berbagai pihak. Menurutnya, dukungan terhadap tumbuh kembang anak membutuhkan sinergi pemerintah, sekolah, lembaga, dan masyarakat.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, Pemerintah Kota Parepare berharap upaya pemenuhan gizi dan pencegahan stunting dapat terus diperkuat untuk mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (***)