PAREPARE — KPU Kota Parepare mendampingi pelaksanaan debat calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 5 Parepare periode 2027–2028, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pendidikan demokrasi bagi peserta didik melalui proses mengenal, mendengar, dan menilai gagasan para kandidat.
Melalui debat tersebut, warga sekolah mendapat kesempatan menyimak secara langsung visi, misi, dan program kerja yang ditawarkan masing-masing calon. Peserta didik juga dapat mengenal lebih dekat karakter dan gagasan kandidat sebelum menentukan pilihan.
Ketua KPU Kota Parepare, Muh. Awal Yanto, hadir memberikan sambutan dan arahan. Ia menekankan bahwa proses pemilihan pemimpin membutuhkan kecerdasan, baik dari pihak yang memilih maupun calon yang dipilih.
Menurutnya, pemilih perlu mampu menilai calon secara cermat, sementara calon pemimpin harus memiliki kompetensi yang mendukung pelaksanaan tanggung jawabnya.
Tiga Aspek Pemimpin Kompeten
Muh. Awal Yanto menjelaskan tiga aspek yang perlu dimiliki seorang pemimpin, yakni afektif, kognitif, dan psikomotorik.
Aspek afektif berkaitan dengan sikap, kepribadian, etika, serta nilai-nilai moral. Aspek kognitif mencakup pengetahuan dan wawasan yang diperlukan untuk memahami serta mengembangkan organisasi. Sementara aspek psikomotorik berkaitan dengan keterampilan dan kemampuan menjalankan tanggung jawab kepemimpinan.
Selain ketiga aspek tersebut, ia menekankan pentingnya integritas dan rasa tanggung jawab yang tinggi.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam proses Pilketos karena peserta didik tidak hanya diarahkan untuk memilih, tetapi juga memahami kualitas yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan pemimpin.
Setelah arahan Ketua KPU Kota Parepare, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan visi, misi, dan program kerja unggulan dari masing-masing calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS.
Sesi kemudian berlanjut pada debat antarcalon. Para kandidat menyampaikan argumen, menjawab pertanyaan, serta menawarkan solusi terhadap berbagai isu yang berkaitan dengan perkembangan dan kebutuhan peserta didik di SMA Negeri 5 Parepare.
Dari proses tersebut, peserta didik memperoleh ruang untuk mencermati gagasan, pola pikir, serta cara masing-masing calon merespons pertanyaan dan menghadapi perbedaan pandangan.
KPU Kota Parepare berharap pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) tidak sekadar menjadi agenda rutin sekolah. Proses tersebut diharapkan memberikan pengalaman demokrasi yang dapat membentuk kemampuan peserta didik dalam menentukan pilihan secara bijak.
Pengalaman mengikuti tahapan pemilihan di lingkungan sekolah juga diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik yang kelak menjadi pemilih pemula untuk memahami proses demokrasi dan menjalankan hak pilih secara cerdas serta bertanggung jawab. (*)
