SIDRAP — Kemah Merah Putih TP PKK Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) berlangsung meriah di Kompleks SKPD Sidrap, Jumat (21/8/2026). Menariknya, kegiatan yang mempertemukan kader PKK dari 11 kecamatan tersebut digelar tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kemah Merah Putih yang berlangsung selama dua hari, 21–22 Agustus 2026, menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi kader TP PKK dalam memperkuat pelaksanaan program-program yang menyentuh masyarakat.
Ketua Panitia yang juga Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sidrap, Syamsuddin, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tidak dibiayai APBD.
“Alhamdulillah, kegiatan ini tidak menggunakan APBD sama sekali. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.
Kegiatan yang digagas TP PKK Kabupaten Sidrap di bawah kepemimpinan Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin tersebut turut diwarnai malam kebersamaan dan malam kesenian.
Masing-masing kecamatan menampilkan kreativitas dan kesenian unggulan. Beragam pertunjukan tersebut memperlihatkan keberagaman potensi seni dan budaya yang dimiliki masyarakat Sidrap sekaligus menciptakan suasana kebersamaan antarkader.
Mabbulo Sipodeceng Jadi Semangat Kemah Merah Putih
Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap, Haslindah Syaharuddin, mengatakan Kemah Merah Putih lahir dari semangat mabbulo sipodeceng, yakni semangat bersatu dan bergotong royong untuk saling memperbaiki, berbuat kebaikan, dan menuju kemaslahatan bersama.
“Dari semangat mabbulo sipodeceng inilah lahir Perkemahan Merah Putih. Tujuannya adalah mempererat silaturahmi dan menyatukan frekuensi kita dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK,” kata Haslindah.
Menurutnya, pertemuan kader dari seluruh kecamatan menjadi momentum untuk menyatukan langkah dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.
Ia juga menegaskan, program tersebut memiliki keterkaitan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sidrap serta 14 program kerja pemerintah daerah.
Karena itu, PKK akan terus bergerak menjaga semangat kebersamaan sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“PKK akan terus engine on untuk melesatkan program-program pokok PKK. Kita ingin seluruh kader bergerak bersama, menyatukan langkah dan bekerja secara konsisten,” ujarnya.
Bupati Minta Program PKK Tak Berhenti Jadi Konsep
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengapresiasi pelaksanaan Kemah Merah Putih yang dinilainya mampu memperkuat silaturahmi, kekompakan, dan persamaan persepsi di antara kader PKK dari seluruh kecamatan.
“Kita membangun silaturahmi, membangun kekompakan, dan menyatukan persamaan. Ini yang paling penting,” kata Syaharuddin.
Menurutnya, kebersamaan merupakan modal penting agar berbagai program dapat dijalankan secara nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menilai 10 Program Pokok PKK merupakan program yang baik, tetapi manfaatnya baru dapat dirasakan apabila benar-benar diimplementasikan di lapangan.
Syaharuddin meminta jajaran PKK mengerjakan setiap program secara konsisten dan terarah.
“10 Program Pokok PKK sangat bagus. Implementasinya harus dikejar dan dikerjakan. Bangun konsistensi dalam bekerja dan harus punya visi serta misi yang jelas,” ujarnya.
Kemah Merah Putih pun tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Pertemuan kader dari 11 kecamatan menjadi momentum mempererat silaturahmi, menyatukan langkah, sekaligus merawat semangat gotong royong.
Di sisi lain, malam kesenian memberikan ruang bagi para kader untuk menampilkan kreativitas dan potensi seni budaya dari masing-masing wilayah.
Sinergi antara TP PKK dan Pemerintah Kabupaten Sidrap diharapkan terus berlanjut melalui program-program yang tidak hanya kuat dalam perencanaan, tetapi juga konsisten dalam pelaksanaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
