MAJENE — Kepulan asap yang terlihat dari lereng bukit Dusun Kampung Baru, Desa Bababulo Utara, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Minggu malam (13/9/2026), sontak menarik perhatian warga. Tak lama berselang, api mulai membesar dan melahap lahan kosong nonproduktif milik Rahmadi (42), Sukri (47), dan Bakri (49).
Berdasarkan keterangan saksi Muh. Aidil (42), sekitar pukul 18.00 WITA dirinya melihat kepulan asap dari arah lereng bukit. Sekitar 15 menit kemudian, tepatnya pukul 18.15 WITA, kobaran api terlihat semakin meluas.
Kondisi angin yang cukup kencang ditambah banyaknya daun kering di sekitar lokasi membuat api dengan cepat menjalar dan memperluas area yang terbakar. Situasi tersebut mendorong personel Polsek Pamboang bersama masyarakat setempat bergerak cepat melakukan upaya pemadaman secara manual.
Pemadaman dipimpin Aipda Asrulla, S.H., dengan personel dan warga berupaya memutus penyebaran api agar tidak semakin meluas. Upaya tersebut dilakukan sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Petugas Damkar tiba di Dusun Kampung Baru sekitar pukul 18.40 WITA. Namun, kondisi medan dan akses menuju titik api yang sulit dijangkau membuat mobil pemadam tidak dapat mendekati sumber kobaran secara maksimal.
Hingga pukul 20.15 WITA, masih terpantau sejumlah titik api yang belum sepenuhnya padam. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.
Personel Polsek Pamboang bersama warga pun tetap bertahan di sekitar lokasi. Selain melakukan pemantauan, penjagaan dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali kobaran api maupun kemungkinan api merembet ke arah permukiman warga.
Kapolsek Pamboang IPTU Ritno Yanto Jufri mengatakan, pihaknya bersama masyarakat terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi untuk mencegah kebakaran meluas.
“Kami bersama warga bergerak cepat melakukan pemadaman secara manual karena kondisi medan cukup sulit dijangkau kendaraan pemadam. Yang paling utama saat ini adalah mencegah api meluas dan memastikan tidak sampai mendekati permukiman warga,” ujar IPTU Ritno Yanto Jufri.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya terhadap potensi kebakaran lahan saat kondisi cuaca panas dan angin kencang. Warga diminta segera melaporkan apabila melihat titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama pembakaran lahan secara sembarangan. Jika menemukan adanya titik api, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau petugas terkait sehingga dapat dilakukan penanganan dengan cepat,” pungkasnya. (*)
