PAREPARE — Kebakaran lahan seluas sekitar satu hektare terjadi di Jalan Manunggal, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Parepare, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 18.05 WITA. Lokasi kebakaran yang berada dekat SMPN 12 Parepare dan permukiman warga membuat penanganan dilakukan untuk mencegah api meluas ke kawasan sekitar.
Kobaran api bergerak cepat setelah dipengaruhi hembusan angin kencang. Kondisi tersebut membuat warga sekitar melakukan penanganan awal secara manual menggunakan peralatan seadanya.
Upaya tersebut dilakukan untuk menahan pergerakan api sebelum tim Dinas Pemadam Kebakaran Parepare tiba di lokasi.
Warga Lakukan Penanganan Awal
Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Parepare, Fransiskus, mengatakan posisi kebakaran yang berdekatan dengan fasilitas pendidikan dan rumah warga membuat situasi sempat memicu kepanikan.
“Api tiba-tiba muncul dan pergerakannya sangat cepat karena terbawa angin kencang,” ujar Fransiskus.
Penanganan awal oleh warga kemudian dilanjutkan tim Dinas Damkar Parepare. Petugas melakukan penyemprotan pada area yang terbakar sekaligus mengisolasi lokasi untuk mencegah pergerakan api semakin meluas.
Langkah tersebut dilakukan dengan memperhatikan kondisi sekitar lokasi yang berdekatan dengan bangunan sekolah dan permukiman penduduk.
Damkar Lanjutkan Penanganan
Setelah berada di lokasi, petugas Damkar melakukan pemadaman terhadap titik-titik api yang masih membakar lahan.
Penyemprotan dan isolasi area menjadi bagian dari penanganan untuk memastikan kobaran api tidak meluas menuju kawasan di sekitar lokasi kebakaran.
Kondisi angin kencang menjadi salah satu faktor yang membuat pergerakan api berlangsung cepat. Karena itu, penanganan dilakukan untuk mengendalikan area yang terbakar dan mencegah api menjangkau bangunan di sekitarnya.
Kebakaran tersebut mendapat penanganan melalui keterlibatan warga pada tahap awal dan dilanjutkan petugas pemadam kebakaran.
Dengan penanganan tersebut, fokus petugas diarahkan untuk mengendalikan kobaran api dan menjaga agar kebakaran lahan tidak meluas ke kawasan sekolah maupun permukiman warga di sekitar Jalan Manunggal. (***)
