MAJENE – Laut Mandar kembali menjadi panggung bagi tradisi bahari yang telah diwariskan lintas generasi. Sebanyak 80 perahu Sandeq dari berbagai peserta ambil bagian dalam Event Sandeq Silumba Tahun 2026 yang resmi dibuka di Rest Area Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Jumat (25/9/2026).
Pembukaan event tersebut turut dihadiri Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K., bersama jajaran pejabat daerah, TNI-Polri, serta para pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran jajaran Forkopimda dan sejumlah pejabat tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya bahari sekaligus pengembangan potensi wisata dan olahraga bahari di Sulawesi Barat.
Event Sandeq Silumba 2026 secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Barat Dr. H. Suhardi Duka. Kegiatan ini menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan kembali Sandeq sebagai warisan budaya bahari masyarakat Mandar yang memiliki nilai sejarah, keterampilan, keberanian, serta kearifan lokal dalam mengarungi lautan.
Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K., mengatakan pihaknya menyambut baik pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 sebagai kegiatan yang tidak hanya menghadirkan perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga warisan budaya Mandar agar tetap dikenal oleh generasi muda.
“Sandeq merupakan bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Mandar. Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya menyaksikan perlombaan, tetapi juga ikut menjaga dan memperkenalkan warisan budaya bahari kepada generasi berikutnya,” ujar AKBP Muhammad Amiruddin.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga memiliki potensi besar dalam mendorong sektor pariwisata daerah. Keunikan Sandeq dan karakter masyarakat pesisir Sulawesi Barat dinilai dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk mengenal lebih dekat budaya bahari Mandar.
“Kami dari Polres Majene tentu mendukung penuh kegiatan ini. Yang terpenting seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar, sehingga masyarakat maupun para peserta dapat menikmati event ini dengan nyaman,” tambahnya.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H., Danrem 142/Tatag Mamuju Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M., Ketua Komisi I DPRD Sulawesi Barat, Bupati dan Wakil Bupati Majene, Wakil Bupati Mamuju, Dandim 1401/Majene, Wakapolres Polewali Mandar, Kabinda Sulawesi Barat, Kasi Intel Kejari Kabupaten Majene, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Majene, serta sejumlah pejabat lainnya.
Selain itu, hadir pula Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Sekda Kabupaten Polewali Mandar, para pimpinan OPD Provinsi Sulawesi Barat dan Kabupaten Majene, serta seluruh peserta Event Sandeq Silumba 2026.
Event yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 September 2026 tersebut, diikuti 80 peserta perahu Sandeq. Para peserta akan menunjukkan kemampuan dan ketangkasan dalam menaklukkan karakter laut dengan mengandalkan layar serta kelihaian para awak dalam mengendalikan perahu tradisional khas Mandar tersebut. (*)
