PINRANG, WartaMadani — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, menegaskan pentingnya membangun kerja sama antara pemerintah dan organisasi profesi guru untuk memperkuat kualitas pendidikan. Menurutnya, berbagai pihak yang bergerak di bidang pendidikan seharusnya saling mendukung, bukan menjadi kompetitor.
Penegasan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Pinrang di ruang kerjanya, Senin (31/8/2026). Pertemuan itu membahas penguatan kompetensi guru, rencana pelantikan pengurus IGI, seminar pendidikan, serta peluang kerja sama dalam menyosialisasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
“Di dunia pendidikan, jangan ada kompetitor. Kita harus saling mendukung dan menguatkan demi memajukan dunia pendidikan,” tegas H. Muhammad Idris Usman.
Dalam audiensi tersebut, Kakan Kemenag Pinrang didampingi Kasubbag Tata Usaha/Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Ramli Alias, Kasi PAI Hj. Megawati, Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas), serta Pengawas PAI. Sementara dari IGI Pinrang hadir Ketua IGI Kabupaten Pinrang, Syaifuddin, bersama jajaran pengurus.
IGI Bawa Agenda Penguatan Kompetensi Guru
Ketua IGI Kabupaten Pinrang, Syaifuddin, menjelaskan bahwa audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dengan Kemenag Pinrang, khususnya dalam mendukung peningkatan kompetensi guru.
“IGI merupakan organisasi profesi. Kami ingin membangun kolaborasi untuk meningkatkan kompetensi guru. Audiensi ini juga dalam rangka menyampaikan rencana pelantikan pengurus IGI serta pelaksanaan seminar pendidikan,” ujar Syaifuddin.
Menurutnya, agenda pelantikan dan seminar yang akan digelar IGI Pinrang nantinya melibatkan banyak guru di lingkungan Kementerian Agama. Karena itu, IGI ingin membuka ruang kerja sama dalam menghadirkan program yang mendukung pengembangan profesionalisme pendidik.
“Kami ingin bagaimana IGI dapat berpartisipasi melalui pelatihan-pelatihan yang dapat mendukung peningkatan kompetensi guru,” tambahnya.
IGI Siapkan Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta
Dalam pertemuan tersebut, IGI Pinrang juga menyampaikan rencana mengangkat Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dalam seminar pendidikan yang akan datang.
IGI berharap Kemenag Pinrang dapat turut mendukung sosialisasi KBC sebagai salah satu gagasan pendidikan yang menempatkan nilai kasih sayang dan kepedulian dalam proses pendidikan.
Rencana tersebut menjadi bagian dari pembahasan pengembangan kegiatan IGI yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi teknis guru, tetapi juga mendorong pendekatan pendidikan yang lebih humanis.
Kemenag Pinrang Buka Ruang Kolaborasi
Menanggapi rencana tersebut, H. Muhammad Idris Usman menyambut positif inisiatif IGI Pinrang. Ia menegaskan bahwa Kemenag sebagai lembaga vertikal tetap terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai organisasi dan pihak yang memiliki perhatian terhadap pendidikan.
“Terima kasih atas kolaborasi dan perhatian terhadap guru. Saya berkomitmen untuk terus membangun sinergi. Kemenag, sekalipun merupakan lembaga vertikal, tetap siap berkolaborasi, apalagi dalam urusan pendidikan,” ungkapnya.
Ia menilai peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, organisasi profesi guru dan instansi pemerintah perlu mengambil peran masing-masing dengan semangat saling mendukung.
Kakan Kemenag Pinrang juga memastikan pihaknya siap memberikan ruang bagi IGI dalam berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru.
“Kami siap berpartisipasi dan memberikan ruang. Insyaallah, kami siap berkolaborasi,” katanya.
Ia berharap komunikasi yang telah dibangun dapat berkembang menjadi kerja sama yang berkelanjutan sehingga Kemenag dan IGI memiliki pemahaman yang sama dalam mendorong pengelolaan pendidikan yang berkualitas.
“Semoga kita bisa saling memahami bagaimana kita mengelola pendidikan,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal mempertemukan peran pemerintah dan organisasi profesi guru dalam satu kepentingan yang sama, yakni memperkuat kapasitas pendidik dan mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Pinrang. (*)
