PINRANG — Menjelang pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang H. Muhammad Idris Usman mengajak para guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) memperkuat kolaborasi dan menyatukan langkah untuk mendorong prestasi peserta didik.

Pesan tersebut disampaikan H. Muhammad Idris Usman saat menghadiri pertemuan rutin Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG-MI) Wilayah III di MI DDI Pinrang Barat, Senin (24/8/2026).

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kasubbag TU/Plt. Kasi Pendidikan Madrasah, Ramli Alias.

Dalam kesempatan itu, Kakan Kemenag Pinrang menempatkan momentum OMI sebagai kesempatan bagi para guru untuk memperkuat kerja sama dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi ajang kompetisi madrasah.

Ia mengajak seluruh guru MI untuk merapatkan barisan dan menjadikan OMI sebagai pemacu semangat dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Menurutnya, kolaborasi antarguru menjadi penting agar pengalaman dan praktik baik yang telah dilakukan di masing-masing madrasah dapat saling dibagikan dan dikembangkan.

Dorong Guru Saling Berbagi Praktik Baik

Kakan Kemenag Pinrang mendorong guru tidak berjalan sendiri dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi OMI. Praktik baik pembelajaran yang telah terbukti efektif dapat ditularkan kepada guru lainnya sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kemampuan peserta didik.

Semangat tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada persiapan menghadapi OMI, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah secara berkelanjutan.

Dengan kolaborasi dan berbagi pengalaman, guru diharapkan dapat memberikan pendampingan yang lebih optimal kepada peserta didik sesuai potensi dan bidang yang mereka miliki.

Kakan Kemenag Pinrang juga berharap seluruh guru MI memiliki semangat yang sama untuk mengantarkan peserta didik madrasah Pinrang meraih prestasi terbaik dalam OMI.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa prestasi peserta didik tidak hanya lahir dari kemampuan individu, tetapi juga dari proses pembinaan, pendampingan, dan kerja sama para guru di madrasah. (*)