PINRANG – Pesta Nelayan yang digelar di Desa Ujung Labuang, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Rabu (8/7/2026), tidak hanya menjadi wujud syukur masyarakat pesisir atas hasil laut, tetapi juga memperlihatkan kuatnya proses regenerasi nelayan yang terus terjaga dari generasi ke generasi.
Di balik kemeriahan puluhan kapal yang mengikuti prosesi pesta laut, tampak para nelayan senior dan generasi muda bahu-membahu menyiapkan perahu serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Pemandangan tersebut menjadi simbol bahwa tradisi masyarakat pesisir masih memiliki tempat di hati anak-anak muda.
Regenerasi Menjadi Kunci Kelestarian Tradisi
Kepala Desa Ujung Labuang, Ruslan, mengatakan Pesta Nelayan merupakan warisan budaya yang telah berlangsung secara turun-temurun dan terus dipertahankan oleh masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi harapan agar tradisi syukuran laut tetap lestari sekaligus memperkuat identitas masyarakat pesisir.
"Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya bersyukur atas hasil laut yang diberikan Allah SWT, tetapi juga memperkuat kebersamaan di antara sesama warga agar tradisi ini tetap lestari," ujar Ruslan.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Pinrang, A. Ichsan Aswad Putra Irwan, mengapresiasi tingginya partisipasi pemuda dalam menyukseskan pesta nelayan tahun ini.
Menurutnya, kehadiran generasi muda menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya lokal masih terus diwariskan meski berada di tengah arus modernisasi.
"Kita berharap pemuda terus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah. Jangan pernah malu menunjukkan identitas dan kebanggaan sebagai generasi Pinrang melalui kegiatan-kegiatan yang bernuansa adat dan budaya seperti ini," katanya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong yang ditunjukkan para pemuda bersama nelayan senior menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan tradisi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat solidaritas sosial di Desa Ujung Labuang.
Selain menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil laut, Pesta Nelayan juga menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal kehidupan nelayan, menghargai perjuangan orang tua mereka, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya maritim.
Melalui regenerasi yang terus berjalan, masyarakat berharap tradisi Pesta Nelayan Ujung Labuang tidak hanya tetap bertahan, tetapi juga berkembang sebagai identitas budaya yang mampu menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Pinrang. (***)
