MAKASSAR - Dua siswi madrasah di Sulawesi Selatan, Nindy dari MAN 1 Kota Parepare dan Asmi Wirastuti dari MAN 2 Bulukumba, dinyatakan lolos sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 berdasarkan hasil seleksi resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Keberhasilan ini diumumkan pekan ini dan menjadi bukti bahwa institusi pendidikan madrasah mampu mencetak generasi muda yang disiplin dan kompetitif di ajang nasional.
Siswi MAN 1 Parepare Lolos Berkat Kerja Keras dan Disiplin
Nindy, siswi MAN 1 Kota Parepare, terpilih sebagai Calon Paskibraka Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 setelah melewati rangkaian seleksi yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar madrasah, sekaligus pembuktian bahwa pendidikan madrasah mampu melahirkan peserta didik yang unggul secara akademik maupun berkarakter disiplin dan berjiwa kepemimpinan.
Kepala MAN 1 Kota Parepare, Rusman Madina, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian Nindy. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen yang konsisten dalam setiap tahapan seleksi.
"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Nindy atas terpilihnya sebagai Calon Paskibraka Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi serta mengharumkan nama madrasah di berbagai bidang," ujar Rusman Madina, Rabu (24/6/2026).
Rusman Madina menambahkan, MAN 1 Kota Parepare terus mendorong pengembangan bakat dan minat peserta didik melalui pembinaan berkelanjutan di bidang akademik, kepemimpinan, olahraga, seni, hingga ekstrakurikuler lainnya. Saat ini, MAN 1 Kota Parepare masih membuka Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Gelombang 2 bagi lulusan SMP/MTs dan sederajat.
Asmi Wirastuti, Putri Anggota Polri yang Tekuni Paskibra Sejak SD
Dari Bulukumba, prestasi serupa diukir Asmi Wirastuti, siswi kelas X MAN 2 Bulukumba yang berusia 16 tahun. Asmi menjadi satu dari empat utusan terbaik Kabupaten Bulukumba yang lolos seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan akan bertugas pada Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.
Asmi merupakan putri ketiga dari tiga bersaudara, anak dari pasangan Iskandar M., seorang anggota Polri, dan Rabiah, seorang perawat. Ketertarikannya pada dunia Paskibra sudah tumbuh sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), kemudian semakin terasah saat menempuh jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) hingga ia dipercaya menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera pada upacara HUT RI di sekolahnya. Memasuki MAN 2 Bulukumba, Asmi bergabung dalam Ekstrakurikuler (Eskul) Paskibra dan menjalani penggemblengan fisik, mental, serta penguatan wawasan akademik dan kebangsaan.
Pembina Eskul Paskibra MAN 2 Bulukumba, Harbin Nur, menyebut Asmi sebagai siswa dengan daya juang luar biasa selama proses pembinaan.
"Asmi adalah sosok siswi yang memiliki kedisiplinan tinggi dan mental petarung. Selama latihan di eskul, dia tidak pernah mengeluh meski harus menjalani latihan fisik dan akademik yang sangat padat. Karakter seperti inilah yang membuatnya mampu bertahan dan unggul di setiap tahapan seleksi yang sangat kompetitif," ujar Harbin Nur.
Perjalanan Asmi menuju tingkat provinsi ditempuh secara berjenjang: terpilih mewakili MAN 2 Bulukumba di tingkat madrasah, lolos sebagai satu dari empat delegasi terbaik di tingkat kabupaten, hingga akhirnya dinyatakan lolos resmi sebagai Paskibraka Tingkat Provinsi setelah bersaing dengan perwakilan seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Kepala MAN 2 Bulukumba, Muhammad Anas, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Asmi.
"Keluarga besar MAN 2 Bulukumba sangat bangga dan bersyukur atas penghargaan Asmi di tingkat provinsi. Ini adalah bukti bahwa madrasah kita mampu melahirkan siswa yang tidak hanya unggul di bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga siap berkontribusi dalam agenda nasional. Semoga prestasi Asmi ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengejar impian mereka," ungkap Muhammad Anas.
Selain mengemban amanah mengibarkan bendera Merah Putih di tingkat provinsi pada Agustus mendatang, pengalaman ini diharapkan menjadi fondasi bagi Asmi untuk mencapai cita-citanya mengikuti jejak sang ayah menjadi anggota polisi.
Keberhasilan Nindy dan Asmi Wirastuti diharapkan menjadi motivasi bagi siswa madrasah lain di Sulawesi Selatan untuk terus berprestasi dan berkontribusi positif bagi daerah, bangsa, dan negara. Keduanya akan menjalani pembinaan dan pemusatan latihan lanjutan sebelum bertugas resmi pada peringatan HUT Kemerdekaan RI 2026 di tingkat provinsi.
Berita ini disusun berdasarkan rilis resmi (sulsel.kemenag.go.id).
