MAJENE – Upaya pencegahan terhadap personel yang berpotensi terjerat pinjaman online (pinjol) maupun judi online (judol) terus dilakukan Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Majene.
Langkah tersebut diwujudkan melalui pemeriksaan smartphone milik personel Polres Majene yang digelar usai pelaksanaan apel pagi di halaman Mapolres Majene, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Majene, Iptu Muhammad Slamet Riadi, bersama personel Propam. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan internal sekaligus pencegahan dini terhadap berbagai aktivitas yang dapat merugikan personel maupun berdampak pada pelaksanaan tugas kepolisian.
Dalam pemeriksaan tersebut, personel diminta menunjukkan penggunaan perangkat komunikasi mereka, khususnya untuk memastikan tidak terdapat indikasi keterlibatan dalam aktivitas judi online maupun penggunaan layanan pinjaman online yang berpotensi menimbulkan persoalan finansial.
Iptu Muhammad Slamet Riadi menegaskan bahwa langkah tersebut bukan semata-mata bentuk pengawasan, tetapi juga bagian dari pembinaan untuk menjaga integritas dan kedisiplinan personel.
Menurutnya, personel Polri harus mampu menjaga diri dari berbagai aktivitas yang dapat menimbulkan persoalan pribadi maupun mengganggu pelaksanaan tugas sebagai anggota kepolisian.
Pemeriksaan smartphone ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif sekaligus pengingat bagi seluruh personel agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan media digital.
“Pengawasan dan pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan. Kami mengingatkan seluruh personel agar tidak terjerumus dalam pinjaman online maupun judi online yang pada akhirnya dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan institusi,” ujar Iptu Muhammad Slamet Riadi.
Propam Polres Majene juga mengingatkan personel untuk senantiasa menjaga pola hidup disiplin, menggunakan perangkat digital secara bertanggung jawab serta menjauhi segala bentuk aktivitas yang dapat mencoreng nama baik pribadi maupun institusi Polri. (*)
