POLMAN – Bhabinkamtibmas Kelurahan Matakali, BRIPKA Chandra Kirana, bersama Lurah Matakali dan Kepala Lingkungan memfasilitasi penyelesaian sengketa lahan sawah melalui kegiatan problem solving di Lingkungan Sederhana, Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (9/7/2026). Mediasi tersebut berhasil mengakhiri perselisihan dua warga secara damai melalui musyawarah.
Perselisihan melibatkan HC (53) dan AK (73), yang masih memiliki hubungan keluarga. Permasalahan bermula dari sengketa lahan sawah yang kemudian memicu perselisihan setelah beberapa ekor ayam ditemukan mati di area persawahan.
Menindaklanjuti persoalan tersebut, BRIPKA Chandra Kirana bersama pemerintah kelurahan dan kepala lingkungan melakukan mediasi dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan dialog kekeluargaan.
Hasil mediasi membuahkan kesepakatan damai. Kedua belah pihak sepakat mengakhiri perselisihan dengan menandatangani Surat Kesepakatan Bersama sebagai bentuk komitmen untuk menjaga hubungan baik.
Selain itu, kedua warga juga menyetujui pembuatan saluran air pada lahan sawah yang menjadi objek sengketa sebagai solusi bersama untuk mencegah persoalan serupa di kemudian hari.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Matakali, BRIPKA Chandra Kirana, mengatakan penyelesaian masalah melalui musyawarah merupakan langkah terbaik dalam menjaga keharmonisan dan keamanan di tengah masyarakat.
«"Alhamdulillah, kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan permasalahan ini secara damai. Kami berharap kesepakatan yang telah dibuat dapat dipatuhi bersama sehingga hubungan kekeluargaan tetap terjaga dan situasi kamtibmas di lingkungan masyarakat senantiasa aman, damai, dan kondusif," ujar BRIPKA Chandra Kirana.»
Keberhasilan mediasi tersebut menjadi wujud peran aktif Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan permasalahan sosial secara humanis dengan mengutamakan dialog, musyawarah, dan pendekatan kekeluargaan.
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Polres Polewali Mandar terus mendorong penyelesaian setiap persoalan masyarakat melalui pendekatan restorative dan problem solving guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Sinergi antara Polri, pemerintah kelurahan, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat budaya musyawarah dalam menyelesaikan konflik sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
